RAYAKAN GALUNGAN PENGACARA BALI MIARSA & SUBAGIA SETIA BERKARYA DI JALAN DHARMA

By | February 26, 2024

I Nyoman Miarsa, SH.,SPd dan I Ketut Subagia,SH dikenal sebagai Pengacara di Bali yang murah senyum dan suka menolong masyarakat tidak mampu. Mereka menganggap kebenaran ada di hati dan senyuman masyarakat kecil dan tidak mampu sehingga di hari Galungan ini yang merupakan hari kemenangan dharma melawan adharma ini, sahabat karib dwi tunggal ini Miarsa & Subagia ingin mengucapkan selamat Galungan tahun 2024, Semoga di hari raya Galungan, hari kemenangan Dharma melawan Adharma, semua makhluk hidup di dunia diberikan kemakmuran dan keselamatan.

I Nyoman Miarsa, SH.,SPd dan I Ketut Subagia,SH di hari senin menjelang hari raya Galungan tetap menjalankan kewajiban selaku advokat dalam membela kepentingan Klien, dirinya berpesan dalam perayaan hari raya Galungan, agar selalu diberikan pikiran yang suci dan bersih sehingga dapat menghilangkan semua pengaruh yang memberikan dampak negatif dalam menjalankan kewajiban (swadharma) selaku advokat/pengacara.

Dwi tunggal Miarsa & Subagia memaknai hari raya Galungan yang jatuh pada buda kliwon Dungulan sebagai pawedalan jagat atau oton bumi sehingga diharapkan manusia memiliki rohani dan pandangan yang kuat dan terang untuk melenyapkan segala kekacauan pikiran. Dirinya mengharapkan masyarakat tidak henti dalam melakukan pemujaan kepada para Dewa guna memohon keselamatan, kedirgayusan, serta perlindungan dari para Dewa. Dwi tunggal Miarsa & Subagia juga ingin mengucapkan terima kasih kepada I Putu Agus Putra Sumardana,SH & Rekan yang mana selama ini telah memberikan pengetahuan, kesempatan dan kepercayaan bagi Miarsa & Subagia dalam ikut serta membantu menyelesaikan kasus hukum klien yang cukup rumit. Salah satu contoh kasusnya adalah kasus dugaan tindak pidana penggelapan, penipuan, dugaan tindak pidana terkait perbankan dan/atau dugaan tindak pidana pencucian uang, yang mana korbannya adalah nasabah koperasi di Bali, yang bilamana ditelisik keseluruhan mencapai ribuan nasabah koperasi. Kasus ini adalah salah satu ujian Miarsa & Subagia dalam menegakkan dharma di dunia profesi hukum (profesi pengacara) di Bali dalam membela para nasabah/para klien yang menjadi korban dugaan tindak pidana tersebut.

Miarsa & Subagia sebagai penutup mengucapkan “Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Mari ciptakan Dharma di hati demi tercapainya kedamaian dalam diri.” “Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga kita senantiasa dberikan kebaikan dan kesejahteraan dari segala penjuru dalam menggapai keinginan mulia dan dapat mengalahkan sifat Adharma yang ada pada diri kita. Svaha.”

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Dwi tunggal Miarsa & Subagia mendirikan LBH Panca Pandawa Bali bersama 5 (lima) orang advokat yang menjadi rekannya, senantiasa membantu masyarakat kurang mampu, baik itu berupa pendampingan sebagai kuasa hukum atas kasus tanah, kasus cerai, kasus narkoba, kasus penipuan berkedok koperasi,dan kasus privat dan kasus publik lainnya.

Dwi tunggal Miarsa & Subagia belajar banyak di kantor I Putu Agus Putra Sumardana,SH & Partner,s sehingga mereka cukup cakap dalam memenangkan perkara klien, sehingga kini Dwi tunggal Miarsa & Subagia sudah mampu mandiri dalam penanganan kasus guna menolong masyarakat kurang mampu di Bali. Dwi tunggal Miarsa & Subagia sangat aktif dalam aktivitas di sosmed (facebook, tik tok, instagram), sehingga kesehariannya Dwi tunggal Miarsa & Subagia selalu meng-update status di sosmed. Yang mana menurutnya itu harus dilakukan advokat masa kini untuk bisa selalu mengikuti perkembangan jaman guna mendekatkan klien dengan pengacaranya dalam dunia maya. 

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *